Home

Advertisement

Sudut

  • Sep. 24th, 2009 at 2:53 PM
miss sdl

Sudut (c) 2009, Zerou K.

Varg's POV

Sudut

Kalo bicara mengenai sudut, yang paling teringat pertama kali pasti matematika dan fisika. Siapa sih yang tak tahu sudut lancip, tumpul juga tegak lurus? Aa, cuman orang yang gak pernah belajar, Hal paling menyebalkan adalah menghafal sinus, cosinus dan tangan, eh tangen! Kalau tak ada hafalan asintako atau aku lebih suka yang ini, kotangsial, sampai mati pun hal itu hanya akan jalan-jalan di sekitar telinga. Nah, apa sih istimewanya sudut?

"Sudut itu pertemuan antara 2 garis. Seperti jodoh 'kan?"

Jangan mimpi! Coba ibaratkan 2 motor bertemu di persimpangan, jadi tabrakan! Apa itu juga bisa dibilang jodoh? Kayak orang bodoh saja...

"Kau yang bodoh, Varg. Sudut 'kan interpretasinya memang banyak."

Umm... atau begini. Di wilayah tenggara sana pernah ada film begini, 'Kalau kursi dihadapkan ke sudut tembok, maka akan muncul hantu perempuan! Aku jadi penasaran, nih...

"Eh... hei... bohongan kan?

Mana kutahu, kan belum coba.

"Ee... oke, sudut lain nih. Sudut itu tempat orang termenung."

Bukan termenung, bodoh. Tapi, terlupakan! Hahahaha!! Mungkin hantu perempuan itu juga muncul gara-gara kesepian, hahaha...

"Jangan cerita soal hantu-hantuan lagi! Aku 'kan err... sedikit takut..."

Kenapa harus takut? Kupikir hantu perempuan itu cukup menyenangkan.

"Ma... maksudmu..?"

Hantunya beneran muncul tuh, lagi duduk di pojokan. Dia suka ngobrol, katanya pingin kenalan denganmu.

"GYAAA!!"

~fin

Tags:

Titik 2

  • Sep. 24th, 2009 at 12:08 PM
miss sdl

Titik ©2009, Zerou K.

Titik

Eh, eh, Varg... bicara mengenai titik, aku menyadari satu hal.

"Apa? Soal kau memutuskan jadi vampir pada akhirnya?"

Bukan itu, bisa tidak sih serius sedikit?

Ternyata titik itu sebuah lingkaran super kecil yah? Sebesar apapun asalkan tak ada lingkaran lain di dalamnya, bisa disebut titik juga.

"Maksudmu?"

Sadar tidak sih? Coba kamu menulis, bukankah titik yang dihasilkan selalu lingkaran? Kenapa tidak persegi saja? Atau segitiga? Buikankah kalau menulis bagian ujung... umm... maksudku kalo ingin menebalkan, lebih mudah memakai bagian yang tajam? Lingkaran itu melengkung, pastilah sulit jika ingin memenuhi sudut.

Kalau lebih diperluas, bumi itu juga sebuah titik raksasa kan? Setidaknya bagi Tuhan itu tetap kecil. Jika tidak melihat bentuk 3 dimensinya, bumi itu lingkaran. Matahari, bulan, atau planet lain sama bukan?

Kita tak hanya berawal dari titik, tapi berada dalam titik itu juga.

"Tapi, buatku titik itu tetap pengakhiran."

Kenapa? Karena semuanya pasti berakhir dengan titik?

"Yep, intinya sih begitu. Bagiku titik itu akhir, bukan awal. Dalam menulis, titik selalu di akhir kalimat. Kematian juga selalu diartikan sebuah titik."

Tapi, titik tak harus di akhir kan? Titik juga kadang muncul di awal kal--

"Dan paling penting adalah aku sangat menantikan kau jadi vampir."

Kali ini aku harus menghajarnya.

~fin

Character: Xavia Draen & Varg Nunzio

Saia sama sekali gak nyangka, setelah 2 hari menemukan ide macam itu, malah bikin sekuelnya Kamis malam sebelum tidur. Sadar kalo titik itu lingkaran gara2 gambar di atas itu. Harusnya kalo hanya ini sadar dari dulu yah?

Otak manusia itu hebat yah? Terkadang bisa mikir hal gak jelas gini tapi bisa dinalar. Mana saia malah minat bikin fic kayak gini lagi... Di pojokan meja udah ada beberapa tuh.

Aa... terima komentar atu pertanyaan apapun

Tambahan: mungkin ada yg berpendapat titik itu kotak, tapi buat saia titik itu tetep lingkaran

Tags:

Titik

  • Sep. 16th, 2009 at 3:46 PM
miss sdl
Titik(c) 2009, Zerou K.


Kata orang, titik itu permulaan dari segala hal.

Aku mencoba menelaah kalimat itu. Dari hal paling sederhana, aku mencoba menulis. Ah, memang berawal dari titik dan berakhir dengan titik pula. Saat menarik garis, awalnya dari sebuah titik, ujungnya juga titik. Kalau begitu awalnya aku adalah titik kecil yang kasat mata, yang perlu alat bantu untuk melihatnya. Menurut teori-teori pembentukan Bumi juga sama. Terbentuk dari sebuah titik yang kemudian menarik partikel-partikel di sekitarnya.

Titik dari kumpulan titik membentuk segala hal. Garis kehidupan atau mudahnya takdir juga berawal dari titik 'kan? Titik itu berasal dari garis takdir yang menentukan hidup. Kalau skenario hidup kita berakhir, garis itu kembali pada titik henti.
Aku terlahir dari titik kecil. Lalu, apakah kalau aku mati akan kembali pada titik itu semula?
"Kalau mau mati kembali seperti titik itu, kau cukup jadi vampir."
Eh? Kenapa?
"Kau tahu apa kelemahan vampir?"
Umm... menurut buku yang pernah aku baca, mereka takut salib, bawang putih dan.. err..
"Cahaya mataharu, Xavia. Bukankah mereka jadi pasir kalau terkena itu?"
Ah, jadi maksudmu... pasir itu titik?
"Memangnya apalagi? Berawal dari titik dan berakhir dengan titik 'kan? Bukankah itu cara tercepat kembali menjadi titik daripada mati membusuk di tanah?"
Rasanya aku ingin memukul orang ini.

~fin

Title: Titik
Claimer: Zerou Kobayakawa
Rated/Genre: K/General

Lagi-lagi bikin fiksi gak jelas gini. Lagi pula apa maksudnya titik coba?

Inspirasi muncul saat tarawih kemaren, sebenernya masih adalagi ide yang muncul pas tarawih, intinya sih gak jauh besa, ntar saia bikin deh dengan tokoh Xavia dan satu orang lagi yang namanya bakal keluar kalo cerita udah jadi :XD: :lmao: :lmao: :lmao: :lmao: :lmao:

Kalo ini gambar, saia bilang doodle
 

Tags:

Upaya Penyembuhan

  • Sep. 16th, 2009 at 3:33 PM
miss sdl
  1. Upaya Penyembuhan

Sejak tahun 1950-an sudah ditemukan obat bagi penderita schizophrenia. Neuroleptics mampu mengurangi gejala kegilaan yang muncul pada penderita. Obat schizophrenia versi lama hanya menyembuhkan gejala positif schizophrenia, seperti gampang mengamuk dan gemar berteriak. Sayangnya obat tersebut tidak menyembuhkan gejala negatif schizophrenia. Penderita yang mengkonsumsi obat versi lama masih sering tampak bengong dan gemar melamun.

 

Read more... )

6. Jenis Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 3:27 PM
miss sdl
  1. Jenis Schizophrenia
    Jenis schizophrenia diadasarkan pengelompokkan pasien dengan gejala yang sama. Ada beberapa jenis dari schizophrenia :

  1.  

Read more... )

Gejala-gejala mengidap Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 3:19 PM
miss sdl
  1. Gejala-gejala mengidap Schizophrenia

Gejala-gejala schizophrenia umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:

  1.  

Read more... )

Faktor-faktor Penyebab Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 3:16 PM
miss sdl

 

Faktor-faktor Penyebab Schizophrenia

Meskipun penyebab spesifik schizophrenia tidak diketahui, kekacauan ini jelas mempunyai dasar biologi. Namun dari sisi psikologispun mempengaruhi terjadinya penyakit ini pada diri seseorang. Berikut ini faktor-faktor penyebab seseorang mengidap schizophrenia :

Read more... )

Epidemiologi Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 3:10 PM
zerou

Schizophrenia terjadi pada laki-laki dan perempuan, walaupun biasanya muncul lebih awal pada laki-laki berusia 16 – 25 tahun adalah permulaan bagi laki-laki dan untuk perempuan usia 26 – 32 tahun.

Prevelensi schizophreniaseumur hidup dengan mengalami penyakit tersebut setiap saat umumnya sebesar 1 %. Namun, tahun 2002 banyak studi yang menemukan prevelensi seumur hidup. Sebesar 0,55 %. Meskipun hikmah schizophrenia yang terjadi pada tingkat yang sama diseluruh dunia, dengan prevalensi bervariasi pula. Schizophrenia dikenal menjadi penyebab utama cacat. Pada studi 1999 sebuah studi dari 14 negara, gila telah menjadi perangkat ketiga setelah quadriplegia dan singkat akal di depan paraplegia dan kebutaan.

Sejarah Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 3:08 PM
miss sdl

Sindrom schizophrenia adalah pemikiran langka dalam catatan sejarah sebelum tahun 1800-an, meskipun laporan yang irasional, tidak dapat dipahami, atau tak terkendali oleh perilaku yang umum. Telah terjadi interpelasi singkat pada catatan Mesir Kuno Eber pohon lontar Mei menyiratkan schizophrenia, Literatur Yunani dan Roma Kuno menunjukkan bahwa telah ada penjelasan mengenai schizophrenia tapi tidak ada rincian kondisi yang tepat pada penderita. Aneh, Gila, kepercayaan dan perilaku yang mirip dengan gejala-gejala schizophrenia telah dilaporkan dalam literatur medis dan psikologis berbahasa Arab selama abad pertengahan.

 

Read more... )

Definisi Schizophrenia

  • Sep. 16th, 2009 at 2:54 PM
miss sdl

Istilah schizophrenia berasal dari bahasa Yunani yaitu schizein dan phren. Schizen artinya untuk memecah, sedangkan phren artinya pikiran, sehingga dapat diartikan bahwa schizophrenia adalah kekacauan otak yang diartikan abnormalitas dalam persepsi atau ekspresi dari kenyataan. Istilah ini diciptakan oleh Eugen Bleuler (1857 – 1939) pada tahun 1908.

Read more... )

SCHIZOPHRENIA

  • Sep. 16th, 2009 at 1:40 PM
night
SCHIZOPHRENIA

Schizophrenia adalah penyakit otak yang sanggup merusak dan menghancurkan emosi. Masyarakat awam lebih mengenal penyakit ini dengan sebutan sakit jiwa atau gila. Seseorang dapat dikatakan terkena schizophrenia jika batasan dan pertimbangan mereka terhadap realitas berubah, dengan kata lain kesadaran mereka berubah, bukan menurun seperti orang yang gegar otak.

Berikut ringkasan lebih jauh mengenai Schizophrenia:


Semoga berguna :D


Regard,

Zerou

Quixotic - Chapter 1

  • Sep. 4th, 2009 at 4:16 PM

Warna Cinta

  • Sep. 4th, 2009 at 4:11 PM
miss sdl


Kalau kamu ditanya, “Apa warna cinta?”

Apa jawabanmu? Pink? Merah? Kuning? Biru muda?

Hm, kalau menurutku, cinta itu warnanya putih

Putih?

Putih, ya putih saja

Di atas putih, warna seperti apa pun… sehalus dan sesamar apa pun, pasti akan tampak dengan jelas

Semburat pink yang kadang nampak kadang tidak itu muncul ketika doki-doki waktu bertemu dengan orang yang dicintai

Garis keunguan itu adalah rasa rindu  dan kesepian

Yang merah sekali itu saat sedang bertengkar karena cemburu

Yang kuning berpendar di pojok itu berisi tawa dan senyumnya

Sedangkan yang biru dan agak susah hilangnya ini ditinggalkan oleh air mata saat berpisah

Kadang yang  terakhir ini butuh waktu lama sekali untuk luntur

Tapi, suatu hari nanti, segelap apa pun tampaknya sekarang

Suatu hari nanti, pasti akan ada warna lain yang menyaputnya

Nah, bukankah cinta itu seperti itu?

Penuh emosi

Marah, senang, sedih, dan bahagia, kadang tidak jelas mana di atas mana

Dan betapa pun besarnya usaha untuk menyembunyikan perasaan itu

Karena cinta warnanya putih, pasti akan kelihatan juga

Animonster #71 Feb 2005 – Godday, Monsters! (Sono Toki, HEART wa nusumeta by Suppi-chan)


Tags:

Menanti Senyum Matahari

  • Jun. 22nd, 2009 at 3:35 PM
park
 Menanti Senyum Matahari


Rintik hujan di balik jendela terdengar seakan simfoni dentang piano
Denting seirama membentuk nyanyian
Mengiring masuk dalam alam ketenangan
Pengiring tidur alami
Di balik kaca terbentur desakan air mata langit,
Di seberang jalur lintas umum,
Di bawah perlindungan halte bus,
Seorang gadis terduduk sembari menatap angkasa sesekali
Menunggu rengekan sang mega terhenti,
Menunggu orkestra sang maestro–Tuhan selesai,
Bagian hitam mata ini tertuju padanya

xxx

Lagu pengantar tidur tidak bosan mengalun
Semenjak fajar tersentak bangun beberapa jam lalu
Menemani kemalasan masuk dalam diri
Termenung memandang titik-titik air menyapu semesta
Beralih sudut tatap menuju halte
Gadis itu kembali menanti hari ini
Menunggu busur langit tiba
Menunggu bahagia mentari
Masih membius jaringan koordinasi tubuh
Mencoret keingintahuan pada gadis itu

xxx

Bunyi tetes pada genangan menimbulkan riak
Merembes perlahan lembar katun putih
Menusuk dingin kulit lapisan atas
Berdentang ketika memantul bentangan pelindung hujan
Hari ini,
Gadis itu kembali mengganjal pandangan
Langkah lurus menuju sisi sang gadis
Menutup payung dan meneteskan air
Duduk di sisi kanan gadis

.

“Menunggu reda?”
“Bukan.”
“Lalu?”
“Aku menanti langit selesai bersedih,” ujarnya,”Senyum mentari yang kutunggu.”

.

Membelokkan tatapan pada mega
Rintiknya mulai menghilang
Secercah cahaya menembus mendung sang awan
Menerobos sela-sela gumpalan kehitaman
.
“Boleh tahu namamu?”
Tubuhnya tersentak,
Senyum simpul berkembang
“Tentu.”

.
~fin

Menanti Senyum Matahari © 2009, Zerou K.
Dedicated: Orerin*Orange-Maple*
Genre: Drama/Poetry
Rated: K untuk ceritanya, T untuk bahasanya

 

Tags: